PENGALAMAN WAKTU SMA

ini pengalaman gue pada waktu SMA dulu ceritanya gini. tapi sebelum itu gue pengen kenalin diri dulu nama gue andi gue sekarang lagi kuliah di suatu PTS di jakarta ini ceritanya pada waktu gue kelas 3 SMA di sekolah gue diadakan pesta valentin yang langsung pada tanggal 14 febuarinya. gue padahal waktu itu ngga mau ikut pesta-pesta valentine itu, tapi ada temen gue ini si toni yang maksain gue untuk ikut acara tersebut dengan alasan kan ini pesta sekalian kumpul-kumpul dengan anak sekolahan kita dan sekalian untuk cari mangsa karena pada waktu itu gue dan toni masih singel akhirnya gue putusin juga untuk ikut dengan si toni itu.pesta itu diadakan di salah satu hotel berbintang di jakarta acaranya dimulai jam 7 malam gue dan toni datang berdua dengan pakaian yang normal-normal saja. acarapun dimulai dibuka dengan sambutan salah satu teman gue. dan acara kemudian dilanjutkan dengan makan yang diiringi dengan music pada waktu makan gue ternyata tertarik sama satu cewe yang ok juga baik dari tampilannya maupun dari bodinya yang unik dari bodinya adalah ukuran badannya yang sedang dan dadanya yang besaaaaaaaaaaaar sekali seperti buah semangka kecil(dapat anda bayangkan seberapa kecilnya buah semangka itu) karena pada waktu itu dia memakai baju seperti baju kebesaran Yuni Shara yang model tali. setelah gue selesai makan akhirnya gue beraniin diri untuk berkenalan dengan tu cewe tadi.karena temen tu cewe adalah temen sekelas gue jadi gue alasan untuk menyapa temen sekelas gue sekalian kenalan dengan tu cewe. ternyata tu cewe namanya chintia gue terus ngobrol berdua dia karena temen sekelas gue itu dipanggil sama cowonya. dari hasil ngobrol tersebut ternyata si chinria itu kelas 2 dan masih singel lagi
haripun semakin malam acara akhirnya dimulai pada jam 8 yaitu acara dance semua baja dance dengan lagu house music maupun gue ngga bisa dance tapi gue turun juga untuk nemenin dia. acara dance kira-kira sampai jam 10.00 an dan dilanjutkan dengan istirahat sekitar setengah jam dan kira -kira jam 10.30 acara dilanjutkan kembali dengan slow dance yang berpasang-pasangan. dengan tanpa malu gue ajak si chintia itu untuk turun dance. ternyata direspon dengan baik olehnya. gue dance dengan dia layaknya gue udah jadian sama dia pertama kedua tangan gue di pinggang dia tapi lama kelamaan tangan gue turun ke pantat dia dan diapun diam saja.tapi yang tidak tahan adalah dadanya itu yang besar yang bertubrukan dengan dada gue dan rasanya dingin-dingin empuk dan kenyal-kenyal. karena suasa gelap gue juga ambil kesempatan untuk ngeliat lebih jelas dadanya yang montok itu dengan samar-samar gue berhasil ngeliat dadanya yang besar itu, ternyata dia tidak menganakan BH sehingga dengan semar-samar juga gue lihat puting susu. penglihatan tersebut membuat senjata gue semakin menegang. dan gue juga gesek-gesekin kontol gue itu ke daerah memeknya sambil goyang-goyang sesuai dengan irama lagunya. diapun diam-diam saja. setelah acara slow dance masih ada satu acara lagi. dan acara selesai kira-kira jam 12.30 an
akhirnya gue putusin untuk nganterin dia pulang sampai ke rumahnya. ternyata si chintia itu indekos didaerah sunter yang semua penghuninya cewe dan pada malam hari tidak boleh ada cowo yang datang. dia boleh keluar karena udah minta ijin dari ibu kos. sesampainya dirumah indekosannya gue ngga turun dari mobil gue langsung jalan lagi karana udah malam.
keesokan harinya gue sekolah seperti biasanya .pagi-pagi gue udah sampai disekolah untuk ketemuin dia sampai bel masuk berdering. gue terkejut setelah gue ngeliat tu cewe pakai baju seragam karena baju seragamnya yang pas yang membuat dadanya nonjol keluar. waktu istirahatpun gue gunain untuk ngobrol dengan si chintia. ternyata dia anggota tim Voli di sekolah gue dan setelah pulang sekolah ada latihan.
bel pulangpun berbunyi gue ketemuin dia untuk bilang entar pulang sama-sama karena gue juga ada pelajaran tambahan untuk ebtanas dan gue janji untuk ketemu di lapangan. setelah gue selesai pelajaran tambahan gue langsung ke lapangan ternyata lapangan sudah kosong sudah tidak ada yang latihan. ini membuat gue kecewa karena ternyata si chintia itu orangnya tidak tepat janji.
selang beberapa waktu ternyata terdengan suara orang berjalan setelah gue lihat ternyata si chintia yang berjalan sambil membawa minuman botol dengan menggunakan kaos dan celana pendek. akhirnya kami duduk berduaan di bawah pohon sambil tangan gue merangkul. tak lama kemudian hujan turun gue dan chintia lari cepat-cepat untuk masuk ke salah satu kelas untuk meneduh. baju gue dan chintia juga basah karena hujan turun dengan derasnya. gue buka baju kemeja gue yang basah kuyup itu dan menggantungnya di dekat salah satu lampu untuk dikeringkan dan si chintiapun ingin gati baju tapi wc jauh tempatnya akhirnya gue suruh dia ganti baju di kelas aja daripada sakit masuk angin. usul gue diterima juga sama dia dia tuker baju dengan menghadap ke tembok dan gue berbalik. karena gue udah nafsu sama dia dari kemaren untuk ngelihat dadanya yang besar akhirnya gue berpaling dan ngelihat dia buka kaosnya gue liat dari belakang bodinya dia yang mulus itu dan tanpa kompromi lagi gue langsung menghampiri dia dan langsung memeluknya dari belakang chintia terkejut dan berbalik badan dan seketika itu juga gue ngelihat dadanya yang besar itu langsung aja gue pegang dan remas-remas dadanya yang besar itu. mulanya dia berontak tapi lama kelamaan dia diam-diam saja dan langsung gue makin berani untuk membuka celana yang dia pake itu. setelah \gue buka celananya gue ngelihat bodinya cewe yang pertama kalinya yang hanya mengenakan CD dan BH setelah itu gue langsung buka BHnya dia dan setelah gue buka gue tanya dia pakai BH nomor berapa dia bilang 34D setelah gue tanya langsung gue isep yang namanya puting susunya yang kanan dan yang kiri gue remes-remes dengan tangan kiri sedangkan tangan kanan gue masukin ke dalam CD nya yangbewarna hitam itu dengan menggasok-gosokkan ke itilnya isapan tidak berlangsung lama ternyata ia berbisik untuk gue ikut buka baju juga langsung aja gue turutin kemauan dia itu dan pada waktu gue buka CD gue dia terkejut ngeliat batang kontol gue yang udah tegang yang panjangnya 22cm dengan diameter kira-kira 6cm langsung gue suru masukin kontolgue ke mulutnya yang kecil itu ternyata baru masuk palanya kira-kira 4cm an mulutnya udah penuh dengan kontol gue tapi ngga apa yangpenting nikmatnya bung. gue suruh die isep kontol gue itu tapi tangan gue ngga diamtangan gua gue masukin ke dalam lobang memeknya sambil gue sodok sodokin dan diapun kenikmatan. setelah 5 menitan kontol gue diisep sama si chintia gua udah ambil posisi untuk masukin kontolgue ke dalam memeknya dia pertama-tama ngga mau katanya kontolgue kegedean ngga muat di memeknya tapi gue bujuk dia kalau sakit ngomong dan gue stopin akhirnya dia mau juga.
gue ambil posisi dia tiduran di meja dengan kaki terbuka lebar dan gue berdiri untuk siap masukin kontolgue ke memeknya. mula-mula kontol gue gue masukin ujungnya saja kira-kira 2cm itupun sulit karena chintia itu masih perawan. kemudiangue masukin makin dalam lagi si chintia mengerang kesakitan dan dari matanya keluar air mata tapi karena udah terlanjur akhirnya gue masukin kontolgue dengan cepat ke memeknya tapi baru masuk 20 cm kontol gue udah menton jadi sekarang gue tinggal keluar-masukin kontol gue aja itupun sulit maupun memeknya udah basah karena sulit akhirnya gue ganti posisi dengan posisi 69 ternya lebih mudah masuk si chintia yang mulanya mengerang kesakitan lama-kelamaan berubahmenjadi mengerang kenikmatan. selang beberapa waktu dia berteriak udah ingin keluar dan meminta untuk gerakan dipercepat dan aahahahahha dia orgasme tapi setelah dia orgasma gue ganti posisi lagi dengan doggy staly ini membuat gue makin dapat cepat lagi untuk masukin kontolgue ke memeknya selang beberapa menit ternyata gue udah mau keluar dan satu dua tiiiiiiga dan crot crot crot crot sperma gue keluar di dalam memeknya dan pada waktu gue tarik kontol gue dari memeknya ikut bersamaan sperma gue tumpah keluar bersamaan dengan darah yang keluar dari memeknya chintia. akhirnya kami berdua tiduran dilantai karena lemas kecapaian. pada waktu gue dan chintia lagi tiduran dilantai ternyata terdengar suara orang yang berjalan menuju kelas kami dan ternyata orang tersebut membuka pintu kelas kami itu adalah si toni dan kelanjutannya tunggu berikutnya

6 pemikiran pada “PENGALAMAN WAKTU SMA

  1. Kisah amatir nyata ini bener-benar terjadi.
    Saat itu saya (21th) disuruh untuk menjemput kekasih saya(22th) yang sedang lembur dalam pembuatan filem horor remaja di daerah puncak. Rumah saya di Jakarta sedangkan cewekku di Bogor. Di tengah jalan, pacar saya mengabarkan kalo syutingnya agak lebih malam jadi saya disuruh menunggu dirumah dia. Singkat cerita, jam 9-an malam, saya menunggu sambil menonton televisi dirumahnya bersama ibunya sebut saya tante Dewi (40th.an). Bapaknya pacar saya sudah tidur. Kebetulan saat itu ada filem di tv. Jam menunjukkan pukul 11 malam. Mamanya pacarku tante Dewi sudah ketiduran di sofa. sementara saya masih bersila di lantai disamping sofa tante Dewi. Saat itu, pacarku telepon dan menyarankan aku menginap saja soalnya kru filem pada nginap di puncak sehingga dia juga ikut nginap. Ada pengambilan scene di waktu matahari terbit, jadi jemputnya pagi jam 7-an.

    Saat saya bicara di hape, tt Dewi bangun dan mendengarkan obrolan saya. Lalu tt Dewi menyarankan saya supaya tidur di kamar pacar saya. Singkatnya saya tidur di kamar pacar saya. Pukul 3 alarm hape saya bunyi waktunya shalat pagi. Saya bergegas memakai sarung lalu berjalan ke arah pintu. Rupanya tt Dewi sedang salat di ruang salat. Saya dengar suara speaker masjid yang adalah suara bapaknya cewekku. Rupanya om sudah duluan keluar rumah. Kebiasaan saya memang memakai baju terusan dan sarung saja. Celana dalam tidak pernah saya pakai kalo salat pagi. Saya pun segera ke kamar mandi ingin buang air kecil dahulu. Lalau saya bergegas ke pintu depan. Saat saya melewati pintu kamar tt Dewi, pintunya terbuka dan terlihat tt Dewi sedang melepas baju salatnya. Lampu kamar yang nyala hanya lampu meja riasnya saja sehingga suasana kamar menjadi remang-remang. Saya terperangah dan sekejab ada pikiran untuk mengintip “bentar” kegiatan tt Dewi. tt Dewi melepas semua “kimono”nya dan tubuh tt Dewi terlihat jelas. tt Dewi tidak memakai pakaian dalaman. Sayangnya saya hanya dapat melihat bagian belakang tt Dewi saja. Saya pikir mungkin tt Dewi lupa kalau ternyata saya menginap disini sehingga tidak menutup pintu kamar. Setelah memakai handuk, tt Dewi pergi ke meja rias. tt DEwi terlihat mendekatkan wajahnya ke cermin. Mungkin tt Dewi sedang merias atau memperhatikan mata. Saat itu saya sudah konak banget, terdengar suara papanya pacar saya yg masih meraung-raung membangunkan orang sekampung.

    Saya pikir aman nih. Saya segera mengendap-ngendap ke belakang tt Dewi. Tiba-tiba tt Dewi balik (mungkin karena mendengar desahan saya). tt Dewi kaget melihat saya dalam pakaian salat dan sarung. tt Dewi bertanya Ach, kamu kok disini?. Saya segera menjawab khan tt yang suruh saya nginap. saya mau ngomong sesuatu sama tante tapi ini rahasia. tt Dewi menatapku dan bertanya kenapa rahasia? saya bilang om dan **************** tidak boleh tahu. tt Dewi bertanya lagi kenapa emangnya. Saya lalu bilang kalo tante itu cantik walau sudah tua. tt Dewi diam saja. Lalu say tanya boleh ngak achmad cium tante. tt Dewi menghela napas lalu tt Dewi bilang boleh kamu sudah saya anggap seperti anak sendiri. Lalu tt Dewi mendekatkan diri ke depan saya. dan tt Dewi menarik kepala saya dan mencium pipi kiri dan kanan saya. tt Dewi lalu kembali ke meja rias dan kembali menoles bibirnya dengan gincu sambil melirik saya. saya masih terpana dengankejadian yang begitu cepat. Saya lalu mendekat ke tt Dewi yang sedang berias tetapi tetap melirik mata saya. saya tanya boleh ngak kalo Achmad yang cium tante?. tt Dewi diam saja. saya segera memeli perlahan bodi tt Dewi dari samping kanan belakang. tangan saya yang kiri memegang lembut pinggang belakang kirinya dan tangan kanan saya meraba perutnya yang langsing. saya segera mencium pipi kanannya. tt Dewi diam saja. ditangan kanannya memegang gincu. sementara tangan yang satu bersandar di meja. saya kecup perlahan. Lalu saya bilang maaf tante, tt Dewi cuma berkata lirih iya. Om mana? saya bilang om lagi di masjid. tuh suaranya terdengar. tt Dewi hanya menarik napas. lalu saya cium sekali lagi pipi kanan tt Dewi. saat saya lirik tt Dewi, tt Dewi sedang memejamkan mata seakan-akan menikmati kecupan saya. Perlahan saya kecup lagi dan terus perlahan mendekati bibirnya. Ketika bibir saya menyentuh sedikit bibir kanan tt Dewi, tt Dewi terhenyak dan melalingkan muka kekir sambil berkata jangan tidak boleh. saya tanya kenapa tante? tt Dewi membalas dengan berkata yang lain boleh tapi jangan yang itu , tidak boleh. Lalu tt Dewi lebih mendekatkan wajahnya ke meja rias. wajahnya hanya berjarak 10cm dari cermin. saya menduga sikap agresif saya membuat dia menolak secara halus untuk dicium lagi. dengan posisi tt Dewi yang berdiri dengan menyondongkan badan dan wajah ke cermin, saya mepet di samping belakang kanan tt Dewi. Tangan saya tetap memeluk tt Dewi. Mata tt Dewi tidak lagi melirik mata saya. Seolah-olah menganggap saya tidak ada, tt Dewi melanjutkan memoles bibirnya dengan gincu. Saat itu mungkin sudah pukul empat pagi kurang. saya berkata maapin Achmad tante. Lalu saya mengecup perlahan lagi pipinya tt Dewi tapi kali ini dekat telinga. tt Dewin tiba-tiba melirik saya dengan tatapan mata yang tajam. saya lalu tetap mencium pipinya dan perlahan ke telinganya. Entah masih tetap melirik tajam atau tidak, tt Dewi perlahan mendesah. nafasnya pun berubah deras. Saya tatap kecup dan permainkan telingan tt Dewi. Perlahan kecupan bibir saya teruskan ke leher jenjang tt Dewi dan ke pundaknya. saya bahkan mulai mengeluarkan lidah saya untuk dimainkan di pundak tt Dewi. Pelukan saya eratkan sehingga kontol saya yang tegang menyentuh keras di bagian pantat tt Dewi.Saat saya lirik tt Dewi memejamkan mata. tangannya masih tetap memegang gincu. terasa desahan napas tt Dewi semakin seru. pahanya saling merapat. kini saya sudah memeluk dari belakang tepat. tangan kanan saya perlahan ke arah pahanya. sedangkan tangan kiri saya perlahan meraba dadanya. Teras begitu empuk dan kenyal dada tt Dewi. Begitu asiknya saya mengecup leher wanita dewasa yang telah lama saya idamkan ini. tanpa terasa ketika saya melirik ke cermin, handuk tt Dewi sudah melorot di bagian dada. Tangan saya yang kiri sedang asik memutar pentil tt Dewi. Sedangkan yang kanan sudah di selangkangan depan tt DEwi sambil mengelus-ngelus wilayah yang berbulu dari depan. tt Dewi tetap memejamkan mata. kini tt DEwi sudah berani mendesah. kontol saya dengan dilapisi sarung sudah menegang dan menempel di belahan pantat tt Dewi. Punggung tt Dewi sudah terbuka lebar. Tiba-tiba pintu depan terdengar berderit. saya segera ngacir dari kamar tt Dewi. Sempat saya lihat tt Dewi yang membetulkan handuknya dan pura-pura kembali sedang memoles bibirnya dengan gincu tadi.

    Saya segera ke ruang salat untuk perempuan dirumah tt Dewi. Ketika om lewat, saya pura-pura sedang jalan keluar dari ruang salat. Om bertanya lho kok nak Achmad disini? saya jawab khan saya nginap om, nanti pagi disuruh jemput ************************ di puncak. oh begictuuh, kata om :D. gw pikir, bego banget nih om. istrinya baru saja saya seduce dari belakang dan dia masih sibuk sok suci. whehuahuhuahuaa…:D

    Pagi itu pikiran saya kalut benar. Saya lagi konak banget. pingin banget main ama tt Dewi. Tiba-tiba dari kamar pacar saya, saya mendengar bunyi wc dibuka. saya harap itu adalah om. saya lalu kebawah. setelah yakin itu suara om. saya lalu memakai celana surfing saya tapi tanpa celana dalam. baju atas saya cyuma memakai kaos ketat. saya berjalan kekamar tt Dewi. ternyata tt Dewi masih riasan di kamarnya. dan tt Dewi masih memakai handuk. cuma kali ini tt Dewi sedang merias pipinya dan sudah menyanggul rambutnya. saya lalu mendekati tt Dewi. tt Dewi melihat saya dari cermin dan betanya khawatir. Om mana? saya jawab lagi dikamar mandi. tt Dewi tersenyum lalu berkata om paling lama dikamar mandi soalnya biasanya sambil baca koran. saya lalu bertanya tante boleh lanjutin yang tadi yap? tt Dewi tidak berkata apapun dan hanya membalikkan badan ke cermin lalu kembali menyondongkan badannya. saya lalu menarik handuk tt Dewi. tt Dewi menjerit kecil lalu melirik saya tajam tetapi tetap diam. saya lalu kembali meraba-raba dada tt Dewi sambil menciumi leher tt Dewi. tt Dewi kembali liar dan mendesah-desah. lalu kedua tangan saya memegang pinggul aduhai tt Dewi. saya keluarin rudal saya. Maksud saya ingin masukin dari belakang. perlahan sambil tetap saya ciumin leher dan telinga tt Dewi, rudal saya gosok-gosokin ke selangkangan tt Dewi dari belakang. tt Dewi lalu berbalik dan bilang jangan masuk . saya lalu bilang tidak apa tante tidak ada yang tahu koch. tetapi tt Dewi membalas tidak, pokoknya jangan dimasukin. di gosok-gosok saja dengan tangan. saya bilang sip tante, cuman diluar aja koch. tapi saya memang sudah konak banget. saya tarik tt Dewi ke tempat tidur. saya baringkan dan tindih badannya dan menjilati leher dan telinganya. tt Dewi meronta sebentar tapi lalu diam saja sambil berkata hati-hati ketahuan om. saya lalu mencium bibir tt Dewi. tt Dewi sempat memalingkan wajahnya ke samping tetapi tetap saya buru bibir tt Dewi. Entah mungkin karena sudah konak juga, tt Dewi membalas mesra pagutan saya. saya coba mengulum lidah tt Dewi membalas denga liar. sambil berpagutan liar, saya mengarahkan rudal saya ke liang tt Dewi. Akhirnya rudal saya melesak masuk ke liang tt Dewi. tt Dewi kaget dan berkata kok dimasukin? kan katanya cuman diluar saja. pikiran saya sudah kabur. saya hanya ingin cepat sebelum om selesai mandi. lalu saya genjot tt Dewi. tidak samapai 5 menit, tt Dewi mengerang nikmat. saya lalu meraih pinggu tt Dewi dan membaliknya. Kini tt Dewi, tt Cina yang seksi ini sudah doggies stile di depanku. segera saya sodok kencang berulang-ulang. tt Dewi seakan sudah melupakan dunia. tt Dewi menjerit-jerit keenakan. saya sodok kencang hingga akhirnya saya mau keluar. segera saya tarik lalu menjambak rambut tt Dewi, saya tari kepala tt Dewi. lalu saya lepaskan semua kegemesan saya di muka leher rambut wajah tt Dewi. LAlu saya suruh tt Dewi mengulum rudal saya. sisa sisa air kenikmatan memenuhi wajah dan leher tt Dewi. Perlahan air nikmat tersebut mengalir dari wajah ke leher lalu ke belahan dada tt Dewi.

    Segera saya tinggalkan tt Dewi. Saya ke kamarnya pacar saya untuk menunggu om selesai mandi karena saya juga mau mandi. saya gakl peduli dengan kondisi tt Dewi yang sedang bugil dan terengah-engah di ranjangnya.

    Setelah om selesai saya lalu mandi. Ketika saya keluar kamar mandi. sekitar pukul 6 pagi kurang.tt Dewi lagi menonton tv.ternyata tt Dewi belum mandi setelah bermain. tt DEwi sudah memakai baju pesta. rupanya om dan tt Dewi mau menghadiri pesta perkawinan di Banten. tt Dewi tidak melirikku sama sekali. Ketika saya melihat om lagi ngobrol dengan tetangga di depan rumah, saya kecup leher tt Dewi sambil berkata tante hot banget dech. tt Dewi tidak menatapku dan diam saja dan lalu berkata jangan diulangi lagi. saya mengiyakannya. Sampai saya berangkat menjemput pacar saya, tante tidak berani menatap saya. Seminggu lebih tt Dewi tidak berani menatap saya bahkan cenderung menghindari saya. Tapi anehnya pernah tt Dewi keluar kamar mandi dengan hanya menutup bagian depan saja. kebetulan saya ada di ruang tv. pacar saya lagi ambil apa dikamar sedangkan om lagi keluar rumah. tt Dewi lewat begitu saja dengan hanya menutup bagian dada dan liangnya saja tetapi punggungya tetap terbuka di depan saya. tapi ketika saya panggil halus tante Dewi mengabaikannya dan menutup pintu kamar tanpa menatap saya sedikitpun. Sampai saat ini kurang lebih 6 bulan, tt Dewi tidak pernah menatap mata saya kalo bertemu atau duduk dekat dengan saya dan saya juga takut menanyak lebih lanjut ke tt Dewi. Kisah ini benar terjadi. Mungkin pembaca punya saran bagaimana saya merayu kembali tt Dewi. Saya selalu mencoba seandainya ada waktu kosong dirumah pacar saya tetapi tidak ada waktu berdua.

  2. BO’00000NG BGET LO MANA ADA KONTOL ORG INDONESIA PANJANGNYA SMPE
    SEGITU
    MAK EROT AJA KAGAK SANGGUP NGERJAINNYA

  3. AH~ Pada Ngemeng doangan LO~

    Diem aja napa Baca tinggal Baca Yg penting judulnya si AleX ntuh yg Di bawah ndud²n

    Tapi Iy jg sieh ~~
    Bikin Sabar aj~ (Sange Besar)

    Ghe²

KOMENTAR YANG BERISI ALAMAT EMAIL, NO. TELP/HP ATAU PIN BB PADA BOX KOMENTAR AKAN DIHAPUS OLEH ADMIN (SPAM)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s