Pagar Ayu

Hari itu merupakan hari yang sangat bahagia sepanjang hidupku kerena hari itu merupakan hari dimana aku menjadi pengantin dan di rayakan disebuah hotel berbintang yang cukup mewah,seperti biasanya saya di damping oleh dua pagar ayu yang cukup manis dan cakep,yang satu bernama yulia dan yang satu lagi bernama Dewi,dua jam sebelum pertemuan dengan calon istriku,rasanya aku sudah tidak sabar menunggu dan aku masih duduk sendiri di dalam kamar hotel dengan baju jas yang sudah aku pakai dengan sangat rapih.
Tak berapalama kemudian aku dukagetkan oleh satu ketukan pintu kamar hotel dan akupun bergegas membukakan pintu kamar hotel,”Selamat siang kak kata panitia, pengantin pria di suruh bersiap-siap karena satu jam lagi acara akan di mulai…?!kata Dewi berbicara padaku sambil berdiri di depan pintu dan aku sempat agak sedikit tertegun karena ternyata Dewi anak temenku sekarang sudah besar dan sangat cantik dan sexy dengan mengunakan gaun putih dan bawahan yang agak sedikit mini.” Hey kak di ajak ngomong kok malah bengong……..!! candanya padaku.

Iya…iya …wi silahkan masuk dulu….?! sambil aku mempersilahkan Dewi untuk masuk ke dalam kamarku dan Dewipun lalu masuk dan duduk di salah satu sudut ruangan kamarku.
” Wi …Dewi sekarang kamu umur berapa…? tanyaku padanya,Tujuh belas tahun kak,memangnya kenapa,tanya Dewi kepadaku.
” oh tujuh belas tahun, kamu cantik deh…..godaku padanya.
” Ah kakak udah mau jadi pengantin juga masih aja ngerayu cewek…gombal ah…dasar kakak genit.jawabnya padaku.
Lalu aku menghampiri Dewi sambil tangaku menjewer kuping Dewi.
” Hayooo….tadi siapa yang bilang kakak genit…..!!!!
” Aduh….aduh kak sakit kak….nanti rambut Dewi berantakan semua nih….?! sambil kulihat bibir dewi agak meringis kesakitan.
” Biar berantakan…abis kakak bilang cantik tapi kamu malah tidak percaya,sambil aku tidak melepaskan jeweranku padanya.
‘Udah kak nanti ketahuan banyak orang ,Dewi nanti malah kita berdua di dalam kamar…..?!
Aku baru menyadari ternyata aku hanya berdua saja di kamar bersama Dewi paga Ayuku.Tapi karena dari sejak kemarin kontolku udah tegang karena aku berpikir aku akan bertempur dengan calon istriku sehingga kesempatan inipun tidak aku sia-siakan dan aku tangaku tetap menjewer telinga dewi,bahkan langsung aku dekap dia dari depan.
” Kak jangan…ah..!!!sambil tanga Dewi mencoba melepaskan diri dari pelukanku,tapi pelukanku makin kencang saja bahkan bibirku dengan ganas sudah melumat bibir Dewi.
” Hmmm….hmmmmm…ah..kak jangan…….”
Lalu ciumanku mulai menjalar sampai ke telingga Dewi dan Dewipun sudah agak sedikit terangsang.
” ah…kakak jangan….kak jangan nanti baju Dewi kusut semua…….!!!
” Bentar wi…bentar aja sayang…..kakak cuma pingin olesin kontol kakak ke memek dewi…..!!
sambil meumat bibir Dewi tangan kiriku menelusup ke bagian selangka Dewi dan karena mengunakan rok pendek maka dengan mudah saja,tangakiriku sudah mencapai cd dan mengelus-ngelus bagian depan memek dewi.
Lalu aku membuka retsletingku sehingga burungku yang sudah tegang keluar dengan garangnya dan mulai aku oles-oleskan diantara kedua pangkal pahanya.
“kakak…oh…kak jangan lirihnya….!!!
” Wi kontol kakak besar,kakak masukin ya………?!
” ah kakak jangan dong….aduh kak jangan…ah….ah…ah..kak..jangan…!!
Dewi tampak kaget ketika pinggiran cd nya aku taruk sedikit dan kepala kontolku mulai menempel di pintu mulut memeknya.dan ketika ujung kontolku mersakan bagian memek Dewi yang agak lembab lalu aku agak sedikit menyodoknya sehingga kepala kontolku agak sedikit masuk ke memek Dewi.
” aduh apa ini kak…..sambil Dewi melihatku dan agak sedikit nyengir……!!
” Itu kepala kontol kakak Wi…? Kakak masukin ya………!!!??
” jangan kak…ah …..kak janga di masukin..ah…ah….sakit kak…sakit..!!!!
Dengan pelan-pelan aku tusukan kontolku ke dalam memek dewi dan kurasakan betapa masih sempitnya dinding mememk Dewi.Sret…sreeet…!
” ah kak ….sakit….sakit kak…?! semetara Dewi merasakan kesakitan ketika lubang memeknya aku tusuk dan treus aku genjot…..” ka perih kak…dewi agak sedikit merintih……!!!
‘Bentar Wi kakak lagi enak sayang dan Dewi teriaknya jangan kenceng-kenceng nanti kedengaran orang,lalu Dewi hanya bisa pasrah ketika seluruh kontolku masuk membenam memeknya,

2 thoughts on “Pagar Ayu

KOMENTAR YANG BERISI ALAMAT EMAIL, NO. TELP/HP ATAU PIN BB PADA BOX KOMENTAR AKAN DIHAPUS OLEH ADMIN (SPAM)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s